PENAMAAN NAMA-NAMA DIRI DAN MAKNA PADA MASYARAKAT KABUPATEN KAUR, PROVINSI BENGKULU

  • Indri Universitas Muhamadiyah Bengkulu
  • Eli Rustinar Universitas Muhamadiyah Bengkulu
Keywords: Toponimi, Penamaan diri, Masyarakat Kaur, Kearifan lokal

Abstract

Toponimi sebagai bagian dari bidang ilmu bahasa yang membahas tentang makna penamaan nama diri. Penelitian ini berlokasi di masyarakat di Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu. Yang berupa budaya sebagai kearifan lokal untuk membangun peradaban yang menjadi karakter menuju kedamaian kesejahterahan bangsa. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan penamaan nama-nama diri dan maknanya yang digunakan masyarakat. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara. Data dan sumber data berasal dari informan tokoh adat atau tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat sepuluh penamaan nama diri yang digunakan yaitu; Lekat, Tali, Sangkut, Buyung untuk perempuan sedangkan penamaan pada laki-laki yaitu Sirat, Jurai, Kukuh, Upik, Teguh, Tutup.

Published
2022-01-13
Section
Articles